selasa, 12 mei 2026
pemerintah desa Ampukung melakukan kegiatan sosialisasi peran ayah dalam penanganan stunting di desa Ampukung, materi disampaikan dari puskesmas kelua.
Penanganan stunting bukan hanya tugas ibu, tetapi juga membutuhkan peran aktif ayah dalam keluarga.
Peran Ayah dalam Penanganan Stunting
1. Mendukung Kesehatan Ibu Hamil
Ayah berperan dalam memastikan ibu hamil mendapatkan:
Makanan bergizi seimbang
Istirahat yang cukup
Pemeriksaan kehamilan rutin ke posyandu atau puskesmas
Dukungan emosional agar ibu tidak stres
2. Memenuhi Kebutuhan Gizi Keluarga
Ayah sebagai kepala keluarga berperan dalam:
Menyediakan pangan bergizi
Mengatur ekonomi keluarga untuk kebutuhan kesehatan dan gizi anak
Mengutamakan kebutuhan makanan sehat dibanding pengeluaran yang tidak penting
3. Mendukung Pemberian ASI Eksklusif
Ayah dapat membantu ibu agar berhasil memberikan ASI eksklusif selama 6 bulan dengan cara:
Memberikan semangat dan perhatian kepada ibu
Membantu pekerjaan rumah
Menjaga suasana rumah tetap nyaman
4. Aktif dalam Pengasuhan Anak
Ayah perlu terlibat langsung dalam:
Memberi makan anak sesuai jadwal
Memantau tumbuh kembang anak
Mengajak anak bermain dan berinteraksi
Menjaga kebersihan lingkungan dan sanitasi rumah
5. Mengajak Keluarga Rutin ke Posyandu
Ayah dapat:
Mengantar ibu dan anak ke posyandu
Memastikan anak mendapat imunisasi lengkap
Memantau berat badan dan tinggi badan anak secara rutin
6. Memberikan Pendidikan dan Contoh Hidup Sehat
Ayah menjadi teladan dalam:
Pola hidup bersih dan sehat
Kebiasaan mencuci tangan
Tidak merokok di dekat anak dan ibu hamil
Menjaga kebersihan lingkungan rumah
Kesimpulan
Peran ayah sangat penting dalam pencegahan dan penanganan stunting. Kehadiran ayah yang peduli, aktif, dan bertanggung jawab dapat membantu menciptakan keluarga sehat dan anak tumbuh optimal, cerdas, serta kuat di masa depan.